Rahasia 3 Essay Writing IELTS

Menulis dengan Struktur Bahasa yang Tepat

Oleh: Endro Dwi Hatmanto, MA

 

MENGGUNAKAN GRAMMAR DENGAN TEPAT

Anda memiliki ide yang brilian dan gagasan yang sempurna untuk dituangkan dalam tulisan esai IELTS.Ini semua adalah modal Anda untuk sukses mendapatkan skor yang bagus.Namun ini tidaklah cukup.Anda harus menggunakan ‘grammar’ secara benar dalam menulis. Tanpa ini, ide yang dahsyat dan gagasan yang hebat tidak akan tersampaikan secara memikat.

“Grammar’ adalah infrastruktur dari tulisan Anda. Jika infrastrukturnya buruk maka bangunan gagasan dan ide dalam tulisanpun akan ambruk.

Untuk menggunakan ‘grammar’ secara baik dalam tulisan esai IELTS, Anda perlu memperhatikan komponen-komponennya sebagai berikut:

  • Tenses
  • Penggunaan kalimat pasif
  • Penggunaan ‘part of speech’ (kapan menggunakan noun (kata benda), ‘adjective’ (kata sifat), ‘verb’ (kata kerja) dan ‘adverb’ (kata keterangan).
  • Penggunaan klausa

Jangan lupa, Andapun perlu menguasai ketrampilan dalam menggunakan preposisi dan artikel.Di era internet sekarang ini, penggunaan komponen-komponen dalam ‘grammar’ dengan mudah dapat Anda pelajari di internet.

MENGGUNAKAN KOSA KATA DENGAN TEPAT

Ibarat tubuh yang memiliki dua kaki, ‘grammar’ adalah salah satu kaki sedangkan kosa kata adalah kaki yang lainnya.Jadi tanpa kosa kata yang bagus, tubuh tulisan Anda akan kehilangan satu kaki,kan?

Saran saya, jangan main-main menggunakan kosa kata dalam ujian IELTS.Mungkin Anda tergoda untuk menggunakan kosa kata yang masih asing bagi Anda. Dan ini bukan cara yang bijak. Untuk itu Anda harus menguasai kosa kata-kosa kata setidaknya dalam kategori di bawah ini:

Evaluasi (contoh: ‘advantages’, ‘benefits’, ‘satisfactory’, ‘unsatisfactory’)

  • ‘Consequence, cause and reason’ (contoh: ‘produce’, ‘caused by’, ‘lead to’, ‘explanation’, ‘explain’)
  • ‘Modifiers’ (contoh: ‘majority’, ‘significant’, ‘slight’, ‘extremely’)
  • ‘Connectors’ (contoh: ‘however’, ‘nevertheless’, ‘so’, ‘by contrast’)
  • ‘Grouping nouns’ (‘factor’, ‘component’, ‘criteria’, ‘aspect’, ‘characteristic’)

Bagaimana cara terbaik mempelajari dan menambah kosa kata? Saran saya, banyaklah membaca contoh-contoh esai dalam IELTS yang dapat Anda unduh dari internet.Catatlah kata-kata dalam kalimat-kalimat yang menarik.Gunakan buku harian untuk menambah catatan-catatan Anda ini.Hafalkan catatan-catatan tersebut.Gunakan hafalan Anda ketika Anda latihan mengerjakan soal esai IELTS.

BAGIAN-BAGIAN DALAM ESAI IELTS

Sebuah esai IELTS mengandung tiga bagian yaitu ‘introduction’, ‘body of essay’ dan ‘conclusion’.

Introduction

Tujuan dari ‘introduction’ adalah untuk membuat pembaca Anda mengerti tentang topik, aspek-aspek seputar topik dan posisi Anda terhadap topik yang ditanyakan.

Contoh soal esai dalam IELTS:

Even though globalization affects the world’s economies in a very positive way, its negative side should not be forgotten. Discuss.

Bagaimana Anda dapat membuat ‘introduction’ dari soal di atas?Langkah pertama, untuk membuka kalimat dalam ‘introduction’ adalah hindari mengkopi soal dalam pembukaan Anda. Jika Anda hanya menyalin soal kembali dalam pembukaan, Anda tidak akan mendapatkan nilai. Untuk pembukaan Anda juga perlu menggunakan hal-hal yang bersifat umum dari topik yang ditanyakan.Topik yang ditanyakan di atas adalah globalisasi.Dengan demikian Anda harus menulis seputar isu globalisasi. Contoh:

Globalization is such a commonly used term in the twenty first century. It simply means that the world has become integrated economically, socially, politically and culturally through the advances of technology, transportation and communication.

Setelah pernyataan umum seputar isu globalisasi, Anda harus menentukan ‘thesis statement’ atau posisi Anda, tergantung dari jenis soalnya. Jika soalnya menggunakan kata ‘discuss’ Anda perlu menuliskan ‘thesis statement’ yang berisi tentang apa yang mau Anda bicarakan dalam bagian batang tubuh esai Anda. Jika soalnya menggunakan kata ‘do you agree or disagree’ maka ‘thesis statement’ Anda harus mengindikaskan apakah Anda setuju atau tidak setuju dengan isu yang ditanyakan dalam soal.

Nah berhubung soal di atas menggunakan perintah ‘discuss’ Anda perlu menulis ‘thesis statement’ yang mengindikasikan tentang apa yang akan Anda tulis pada bagian batang tubuh esai.

Contoh:

It is undeniable to say that globalization has resulted in both positive and negative effects which must be addressed accordingly.

Kalau kita jadikan satu bagian ‘introduction’ dari soal di atas menjadi:

Globalization is such a commonly used term in the twenty first century. It simply means that the world has become integrated economically, socially, politically and culturally through the advances of technology, transportation and communication. It is undeniable to say that globalization has resulted in both positive and negative effects which must be addressed accordingly. 

 Latihan 7:

Buatlah ‘introduction’ dari soal-soal esai dalam IELTS berikut ini.Ingat, jangan menyalin soal dalam ‘introduction Anda’.Pakailah hal-hal umum di seputar isu yang ditanyakan.Tentukan posisi atau ‘thesis statement’ Anda.

  1.   Financial education should be mandatory component of the school program. To what extent do you agree or disagree with this statement?
  2. In some countries children have very strick rules of behavior, in other countries they are allowed to do almost anything they want. To what extent should children have to follow rules?
  3. Popular events like the football world cup and other international sorting occasions are essential in easing international tensions and releasing patriotic emotions in a safe way. To what extent do you agree or disagree with this opinion?
  4. With all the troubles in the world today, money spent on space exploration is a complete waste. The money could be better spent on other things. To what extent do you agree or disagree with this opinion?
  5.   As computers are being used more and more in education, there will be soon no role for teachers in the classroom. Do you agree?
  6.  Improvements in health, educaton and trade are essential for the development of poorer nations. However, the governments of richer nations should take more responsibility for helping the poorer nations is such areas. Discuss.
  7. Even though globalization affects the world’s economies in a positive way, its negative side should not be forgotten. Discuss.
  8. Universities should accept equal numbers of men and women in every subject. To what extent do you agree with this statement?

Catatan:

Untuk menjawab latihan 7, aculah model-model yang digunakan dalam Rahasia 4 (Langkah-langkah taktis dalam mengerjakan soal esai IELTS).

Grammar dan kosa kata yang digunakan dalam pembukaan

Tenses yang digunakan dalam pembukaan pada umumnya adalah:

  • Present tense (People hold an opinion that….)
  • Present perfect (People have disagreed on this issue)
  • Present continous (People are becoming worried on the the use of excessive freedom).

Setelah mengemukakan satu atau dua pernyataan dalam pembukaan, Anda acapkali membutuhkan kata hubung untuk menambah kalimat selanjutnya.Kalimat selanjutnya dapat saja bertentangan dengan kalimat pembuka ataupun mendukung kalimat pembuka.Untuk keduanya tentu Anda membutuhkan kata hubung yang berbeda.

Jika Anda melanjutkan dengan kalimat yang bertentangan dengan kalimat pembuka, maka Anda membutuhkan kata hubung pertentangan seperti; ‘but’, ‘however’, ‘nevertheless’, ‘by/in contrast’, ‘on the other hand’, ‘in spite of this’, ‘while’, ‘whereas’, ‘although’.

Contoh:

Many people maintain that internet has brought many advantages to people. However, the negative effects of the internet cannot be forgotten.

Jika Anda melanjutkan kalimat pembukaan dengan kalimat yang mendukung, maka Anda memerlukan kata hubung yang mendukung kalimat pembuka, seperti ‘in fact’ dan ‘indeed’.

Contoh:

Internet has become so much part of our lives that many people do not realize how many hours they actually spend surfing on it. In fact, it has been pointed out that many children surf far more internet than is good for them.

Body of Esai IELTS

‘Body’ dari esai biasanya terdiri dari tiga paragraf yang mendukung ‘thesis statement’ Anda atau posisi Anda.‘Thesis statement’ Anda letakkan di akhir pembukaan.‘Thesis statement’ sebenarnya merupakan kalimat yang berisi tentang apa yang akan Anda bicarakan dalam ‘body’ dari esai. Marilah kita lihat lagi contoh yang telah kita bahas sebelumnya.

Globalization is such a commonly used term in the twenty first century. It simply means that the world has become integrated economically, socially, politically and culturally through the advances of technology, transportation and communication. It is undeniable to say that globalization has resulted in both positive and negative effects which must be addressed accordingly

Coba perhatikan, kalimat yang digarisbawahi di atas adalah ‘thesis statement’. Thesis statement akan tergantung dari jenis soal. Jika soalnya memberi pilihan Anda untuk setuju atau tidak setuju, Anda perlu menentukan posisi Anda dalam ‘thesis statement’. Dari ‘thesis statement’ di atas, jelas sekali bahwa dalam ‘body’ dari paragraph, Anda akan menulis dampak positif maupun negatif dari globalisasi.

Dari hasil brainstorming, Anda mendapatkan dampak positif dan negatif dari globalisasi berikut ini:

Dampak positif globalisasi

Dampak negatif globalisasi
  • Economy: borderless territorial boundary lines. Companies more productive, competitive. Raise living standard.
  • Economy: low cost labor in foreign countries. Investement funds for less developed countries. 
  • Danger of epidemic desease.
  • Pressure from develepod countries to less developed countries.

Dari hasil ‘brainstorming’ ini kemudian Anda tuangkan dalam ‘body of paragraph’. Lihat contoh pengembangan body dari pembukaan yang telah kita tulis di atas:

Globalization is such a commonly used term in the twenty first century. It simply means that the world has become integrated economically, socially, politically and culturally through the advances of technology, transportation and communication. It is undeniable to say that globalization has resulted in both positive and negative effects which must be addressed accordingly

To begin with, globalization has contributed to the world’s economies in many beneficial ways. The advances in science and technology have allowed business to easily cross over territorial boundary lines. Consequently, companies tend to become more productive, competitive thereby raising quality of goods, services and the world’s living standard.

 Secondly, several companies from the more developed countries have already ventured establish foreign operations or branches to take advantage of the low cost of labor in poorer countries. This kind of business activity will provide more influx of cash or investment funds into the less developed countries.

 However, one cannot deny the negative effects which were derived from globalization. One crucial social aspect is the risk and danger of epidemic diseases which can easily be spread as the mode transportation is easier and faster in today’s advance society. This is evidenced in the recent bird’s flu desease which has infected most Asian countries over a short time frame.

 Next, as large corporations invest or take over many off shore business, a modern form of colonization will also evolve which may pose certain power pressure on the local governments of the less developed countries. Unemployement rates in the more developed regions like Europe may also escalate as corporations choose to outsource cheaper work force from Asian countries.

 Anda beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dari teknik menulis ‘body of paragraph’ seperti contoh di atas:

  • Perhatikan, awal kalimat dari setiap paragraf dalam ‘body’ adalah kalimat pokok atau ‘main idea’.
  • Hasil dari ‘brainstorming’ Anda dapat digunakan menjadi ‘main idea’ dalam paragraf-paragraf Anda.
  • ‘Main idea’ kemudian dijelaskan lebih lanjut oleh kalimat-kalimat penjelas.

Kosa Kata dalam Body of Paragraph

Konektor akan selalu dipakai sepanjang batang tubuh esai Anda. Konektor yang umum digunakan antara lain; ‘listing’ (mengurutkan), ‘addition’ (penambahan), ‘consequence’ (akibat), ‘emphasis’ (penekanan) dan ‘example’ (memberi contoh):

Listing: ‘firstly’, ‘secondly’, ‘the third feature’, ‘finally’, ‘in conclusion’. Namun penggunaan kata-kata ini yang terus menerus akan membosankan. Untuk itu Anda perlu variasi dari ‘listing’, misalnya; ‘also’, ‘not only….but also’, ‘furthermore’, ‘in addition’, ‘moreover’.

  • Consequence: ‘therefore’, ‘consequently’, ‘for this reason’, ‘as a result’, ‘because of this’.
  • Emphasis: ‘in fact’, ‘what is more’, ‘in particular’.
  • Examples: ‘for example’, ‘for instance’, ‘such as’.

Kesimpulan/conclusion dalam Esai IELT

Kesimpulan tidak perlu panjang; kesimpulan biasanya hanya terdiri dari dua kalimat, bahkan satu kalimat. Bagaimana cara menulis kesimpulan yang baik?

Sebuah kesimpulan yang baik tidak hanya sekedar pengulangan dari ‘thesis statement’.Namun kesimpulan yang baik juga harus mengandung rangkuman dari dari argumen pokok dalam esai Anda.Lihat contoh kesimpulan dari esai yang telah kita tulis sebelumnya:

In conclusion, I would like to reiterate that globalization is inevitable and we must urge individuals, companies and governments to use a more balanced approach by taking appropriate steps to deal with matters relating to the financial or economical gains and the social, political or ecological concerns of the world.

 Andapun dapat membuat saran dalam kesimpulan Anda.

Contoh:

Therefore it is important to limit the amount of video game that they play, otherwise they will suffer socially when they grow up.

 Therefore, if parents supervise the children’s playing video game, it will permit them to have entertainment as well as to develop skills that they need.

Dalam beberapa kasus Anda mungkin juga membuat spekulasi masa depan di dalam kesimpulan.

Contoh:

The internet has already become popular and almost inseparable from our personal and profesional life, and it can be predicted that in the near future access to internet will become more affordable for everyone in the world.

 Grammar dan Kosa Kata dalam Kesimpulan

Kosa kata dalam kesimpulan perlu Anda ketahui. Untuk membuat kesimpulan, biasanya Anda mendahului dengan kata; in conlusion, finally, therefore, consequently, clearly, it is clear, on the whole, in other words, generally speaking.Anda dapat menggunakan beberapa diantaranya dengan kata ‘therefore’. Contoh: It is clear, therefore, that….; On the whole, therefore,….

Kosa kata-kosa kata lain dalam kesimpulan yang perlu Anda ketahui adalah:

  • Untuk menyatakan akibat: ‘otherwise’ (jika tidak), ‘in this case’ (dalam kasus ini), dan ‘under this circumstance’ (dalam situasi ini). Kata-kata ini biasanya diikuti oleh ‘future tense’.
  • Untuk menyatakan spekulasi atau perkiraan: ‘it is likely that’, ‘in all probability’.

 STYLE

 ‘Style’ atau gaya menulis seseorang ataupun Anda sendiri biasanya dipengaruhi dua hal. Hal pertama adalah kebiasaan Anda dalam menulis.Hal yang kedua adalah pengaruh perbedaan budaya antara bahasa ibu Anda dengan bahasa Inggris.

 Modifier

 Salah satu aspek penting dalam menulis esai IELTS adalah penggunaan modifiers.‘Modifiers’ adalah ekspresi-ekrespi untuk menunjukkan level ataupun derajat sebuah hal. Penggunaan ‘modifiers’ menunjukkan bahwa Anda tahu betul tentang masalah yang sedang Anda tulis.Sebaliknya, tanpa penggunaan ‘modifiers’, Anda akan terjebak dalam generalisasi terhadap masalah. Contoh-contoh berikut adalah kalimat yang kurang baik karena tidak adanya penggunaan ‘modifiers’ dan generalisasi terhadap masalah:

 

  1.  Computers are perfect facility for schools.
  2. Traffic jam is an absolute disaster in all countries.
  3.  The computer has made life more convenient for everyone.
  4. Oil is the best source of energy.
  5. Communicative approach is the most appropriate teching method.

 Nah, agar terhindar dari generalisasi, Anda memerlukan ‘modifiers’ dari kalimat-kalimat di atas. Modifiers dapat terdiri dari; ‘adjective’ (kata sifat), ‘adverb’ (kata keterangan), ‘modal verbs’ dan ‘phrases’ (frase).

Berikut ini adalah strategi untuk menggunakan ‘modifiers’.

Berilah ukuran kuantitas, frekwensi dan wilayah.

Anda dapat menggunakan kata-kata seperti:

  • Few
  • Common
  • Many
  • Most
  • Frequently
  • Often
  • Sometimes
  • Few
  • Generally

 Contoh:

The computer has made life convenient for many people.

It is generally agreed that computers are good facilities for schools.

Gunakan derajat kepastian

Untuk memberi derajat kepastian, gunakan kata-kata di bawah ini:

  • very
  • rather
  • considerable
  • quite
  • significant
  • dramatic
  • maybe
  • perhaps
  • definitely
  • it is clear that
  • undoubtedly
  • possible
  • generally speaking
  • may
  • could
  • must
  • might should
  • ought to
  • can
  • would

 Untuk menghindari generaliasi Anda juga dapat menggunakan pendapat orang lain terhadap sebuah gagasan. Contoh:

  • some people think that……..
  • most scientifists opine that …….
  • It is generally agreed that….
  • It is said that……..

Di dalam kesimpulan, Anda juga dapat menggunakan ‘modifiers’ sebagai berikut:

  • It can be concluded that………
  • This indicates that……
  • Therefor it seems that………

 Catatan:

Adalah penting bagi Anda untuk menggunakan ‘modifiers’ dengan tepat.Dengan penggunaan ‘modifiers’ yang tepat, tulisan Anda akan kelihatan ‘cerdas’. Andapun akan terhindari dari ‘overgeneralization’. Bandingkan contoh-contoh kalimat yang tidak menggunakan ‘modifier’ dan berkesanovergeneralisasi dan yang sudah menggunakan ‘modifier’ di bawah ini

GENERALISASI

DIBERI MODIFIER

  1. The major problem in modern cities is water pollution.
  2. Nuclear energy is the solution to our energy needs.
  3. Solar energy is the answer to our energy needs.
  4. People have died because of the severe drought.
  5. People depend on the agriculture  for food
  1. The major problem in modern cities might be water pollution.
  2. It is clear that nuclear energy is likely to be a possible solution to our energy needs.
  3.  Solar energy probably seems to be the answer to our energy needs.
  4.  A number of  people have died because of the severe drought.

      5. People depend significantly on the agriculture for  food.

Waffle

Kekurangan ide merupakan salah satu penyebab dari tulisan esai yang buruk. Karena kekurangan ide, banyak peserta tes IELTS yang menulis kalimat dengan cara yang diulang-ulang. Inilah yang disebut dengan ‘waffle’. Untuk sukes dalam menulis esai dalam IELTS, Anda harus menghindari ‘waffle’. Lihat contoh ‘waffle’ berikut ini:

“Usually people in the world have their own habits of eating and each and every culture has its own customs about food. However, because of a new international, world-wide communication system, people can have contact with each other and so many people are learning about other people’s customs and habits about food. Generally speaking, some people are becoming accustomed to food from other places as they get in touch with other cultures” (Duigu, 2002).

Ekspresi-ekspresi yang membosankan

Banyak peserta tes IELTS yang menulis esai dengan ekspresi-ekspresi yang membosankan. Contoh:

Firstly…Secondly….Thirdly…Finally…In conclusion.

Pola ini banyak sekali digunakan oleh peserta tes IELTS sehingga terkesan malas dalam menggunakan ekspresi-ekspresi yang lebih bervariatif. Contoh:

To begin with…..Furthermore……..Next,……Finally……In conclusion.

Selain itu, para peserta tes IELTS terkadang juga terjebak dalam apa yang disebut sebagai ‘clichés’. ‘Cliches’ adalah ekspresi yang terlalu sering digunakan oleh para penutur asli.Sebisa mungkin hindarilah ekspresi-ekspresi clichés dalam menulis esai dalam IELTS. Contoh:

  • Each and everyone
  • Last but not least
  • Food for thought
  • Nowdays
  • Without a doubt
  • At the end of the day
  • As we know

Tulisan yang kekanak-kanakan

Pernahkan Anda membaca tulisan anak kecil?Namanya saja anak kecil, maka tulisannya sangatlah polos, pendek-pendek, sederhana dan tidak memakai kata hubung.Inilah yang disebut dengan ‘immature writing’ atau tulisan kekanak-kanakan.Tentu bentuk tulisan ‘immature writing’ bukanlah pilihan yang bagus untuk Anda adopsi dalam penulisan esai IELTS. Contoh ‘immature writing’ adalah sebagai berikut:

Many people are worried about the air pollution. And they think we should do something to make it better. For example, we cannot use fossil fuels to make electricity. We should use earth’s heat to make electricity. Or we can use water to make electricity. And we can use nuclear power to make electricity.

Cobalah untuk menulis kembali kalimat di atas dengan cara yang lebih baik !

Perbedaan budaya

Salah satu yang menjadi faktor kesulitan siswa dalam menulis adalah perbedaan budaya.Contoh, mahasiswa-mahasiswa dari Indonesia dan Jepang cenderung menulis kalimat-kalimat yang pendek, bahkan kalimat pertama sering didahului dengan “and”, “but” dan “so”.Sebaliknya, para mahasiswa dari Iran, berkecenderungan menulis kalimat yang sangat komplek dengan subyek yang panjang. Contoh di bawah ini adalah sebuah tulisan dari seorang mahasiswa ari Iran (Duigu, 2002):

Encouraging and providing suitable conditions for public transport by the use of public vehicles instead of oprivate vehicles is another way of solving the problem.

Lihat, betapa panjang subyek yang dibuat mahasiswa Iran di atas (frase yang digarisbawahi). Para mahasiswa dari Cina, Korea dan Thailand juga memiliki kecenderungan yang sama dengan mahasiswa Iran. Cara menulis yang begini tentunya tidak pas dalam bahasa Inggris. Cara untuk menghindari kesalahan ini adalah dengan membuat subyek menjadi lebih sederhana dan membalik pengertiannya menjadi:

Another way of solving the problem is to encourage and provide suitable conditions for the use of public vehichles instead of private ones.

 Pengulangan penggunaan kata yang sama dalam satu kalimat juga tidak pas dalam bahasa Inggris. Dari pengamatan saya, para mahasiswa Indonesia sering melakukan kesalahaan ini.

Latihan 8

Teliti dan temukan kesalahan-kesalahan penggunaan kalimat daripenulisan  pembukaan esai di bawah ini.

a.   When someone goes to live in another country he or she will find many new things that are not familiar. Some of these new things may be difficult for him or her go get used to. I want to talk about three different ways in which it may be difficult for a person to get used to living in a new country. The first way that it is difficult is what we may call physical, the second way is what we may call social, and third was is what we call mental (adapted from Duigu, 2003).

  1. b.   Without a doubt the transfer of an individual from one environment to another must be accompanied by a certain degree of difficulty, no matter who that individual may be, nor where she or he may have come from or transferred to. In all human endeavours it is possible, and indeed often desirable, to classify phenomena according to certain logical categories. Such a classification frequently assists in a better perception of the nature of the phenomena thus observed. In this case, also, it is intended to categorize commonly experienced difficulties in migration according to whether they fall in the physical, social or psychological domain (adapted from Duigu, 2003).

 

Jawaban:

 

Tulisan ‘introduction’ dalam esai yang pertama memiliki sebuah kesalahan pokok yakni penggunaan yang tidak pas dari “he”, “she” dan “him” atau “her” dan bentuk-bentuk pengulangan kata yang sama dari kalimat-kalimat yang ditulis. Untuk menghindari kesalahan ini, penulis seharusnya menggunakan bentuk jamak.Pengulangan kalimat dapat dihindari dengan penggunaan “relative clause”. Simak versi yang lebih baik dari tulisan pertama berikut:

 

When people go to live in another country they will find many things that are not familiar, whichmay be diffciutl to get used to. I want to talk about three different kinds of problems, which we may call physical, social and mental.

 

‘Introduction’ yang kedua memiliki apa yang disebut dengan ‘waffle’, yaitu kalimat yang bertele-tele, berulang-ulang namun tidak efektif. Lihat paragraph yang lebih baik berikut:

 

If a person transfers from one environment to another there are likely to be difficulties. In this essay I propose todiscuss these in terms of physical, social and psychological problems.

 

Termasuk dalam ‘style’ yang perlu diperhatikan adalah adanya perbedaan tipe tulisan.Tentu Anda harus menulis sebuah untuk tes IELTS yang aturannya sudah jelas. Namun demikian, para peserta tes IELTS sering menggunakan gaya penulisan yang terkadang tidak formal seperti gaya menulis surat, pidato ataupun debat.

 

 

 

Latihan 9

 

Amati kalimat-kalimat di bawah ini dan tentukan gaya penulisan yang mana yang sesuai dengan penulisan esai dalam IELTS:

 

a)   Is television a curse of a blessing? Should we value it or banish it from our homes? The answer is not easy to determine!

b)   The air we depend on consists of oxygen, nitrogen, carbon dioxide and other gases.

c)    You might think there’s no problem in having your kids watch TV for a few hours each day, but look out! They could be watching rubbish!

d)   Dear lecturer, I want to tell you my views on the problems with environment.

e)    There are television programs which are clearly unsuitable for children to watch and it is important to ensure that young people are protected from them.

f)     If we allow the air to continue to be polluted by car and factory emissions, we are likely to find more and more of the population suffering from ill health.

 

Jawaban:

a)    Jangan menggunakan pertanyaan retoris seperti ini. Ini adalah kalimat untuk pidato.

b)   Definisi dan pengkategorian semacam ini tidak diperlukan dalam penulisan esai IELTS.

c)    Gaya penulisan ini tidak formal jadi tidak pas untuk esai IELTS.

d)   Ini gaya penulisan surat yang tidak pas untuk esai IELTS.

e)    Bagus, cocok untuk format esai IELTS

f)     Bagus, cocok untuk format esai IELTS